October 16, 2021

Orkutluv Update

Blog News

Tingkatkan Kompetensi Digital Hybrid Working, Itu Solusi Dari Lark

Tingkatkan Kompetensi Digital Hybrid Working, Itu Solusi Dari Lark
Jakarta, Akuratnews. com kacau Peran digital collaboration tools diperkirakan menjadi semakin krusial bagi klub dalam menjaga produktivitas, khususnya di masa post normal ke pendahuluan. Hasil penelitian dari Cisco menunjukkan bahwa 58 persen karyawan akan bekerja dari rumah selama delapan hari atau lebih setiap bulan pasca pandemi Covid-19.

Jakarta, Akuratnews. com – Peran digital collaboration tools diperkirakan menjadi semakin krusial bagi masyarakat dalam menjaga produktivitas, khususnya di masa post normal ke depan.

Hasil pengkajian dari Cisco menunjukkan bahwa 58 persen karyawan akan bekerja lantaran rumah selama delapan hari atau lebih setiap bulan pasca pandemi Covid-19.

Hal itu membuat pekerja dihadapkan dengan penerapan  hybrid working  saat masyarakat berangkat banyak melakukan berbagai aktivitas pada luar rumah.

Pada era new normal yang sudah berlangsung selama beberapa bulan, rencana bekerja secara remote terbukti masuk dan efektif untuk mengatasi ketidakpastian terkait penularan virus Covid-19.

Meski demikian, tidak seluruh karyawan atau divisi tertentu bisa terus-menerus bekerja dari rumah. Berserakan, apakah masyarakat akan kembali pada kebiasaan sebelum adanya pandemi?

Hal inilah yang coba dijawab para ahli di bermacam-macam bidang dalam acara Lark end-of-year media gathering yang dilakukan secara virtual.

Dr Devie Rahmawati, peneliti sosial dan koneksi meyakini, situasi pandemi Covid-19 adalah jembatan terhadap masa depan & akselerator untuk transformasi digital.

Situasi tidak akan kembali seperti sebelum adanya pandemi, tetapi masyarakat akan terus neradaptasi dalam perubahan jaman dengan memanfaatkan kelanjutan teknologi digital.

“Masyarakat telah menjadi pribadi yang adaptif di tengah ketidakpastian akan pandemi dengan beradaptasi pada perubahan melalui cara-cara baru untuk menjalani acara kesehariannya. Mulai dari penerapan cara bekerja dari rumah, sekarang klub mulai menyongsong penerapan model kegiatan hybrid atau disebut dengan hybrid working yang membuka kemungkinan untuk meningkatkan produktivitas karyawan. Dengan konsep yang fleksibel, model kerja tersebut muncul sebagai jawaban terhadap kurun baru, ” ucap Devie masa berbicara pada wartawan, Senin (14/12).

Fenomena di pada diperkuat dengan hasil penelitian terkini dari Cisco yang menunjukkan kalau meningkatnya cara bekerja  hybrid  berpengaruh pada operasional perusahaan.

Diprediksi, 77 persen organisasi tumbuh akan meningkatkan fleksibilitas kerja, tengah 53 persen organisasi besar akan memperkecil ukuran kantor.

Namun, penerapan hybrid working tidak semata-mata hanya bagaimana sebuah usaha mengubah struktur organisasi dan penempatan strategis (strategic positioning), tapi pula memberikan efek pada semua lapisan dalam bisnis seperti pengaturan perintah, aktivitas, proses manajemen, dan pendudukan teknologi.

Jika langgam kerja remote memang sepenuhnya mengandalkan teknologi, dalam model kerja hybrid justru kombinasi antara kompetensi gaya manusia dengan teknologi menjadi dengan utama.

Tentunya, implementasi model kerja ini harus membawabawa peran pemimpin yang perhatian dan cepat tanggap, terutama dalam mengusulkan teknologi apa yang cocok, elok untuk usaha besar, menengah, maupun kecil.

Roestiandi Tsamanov,   CEO Rumah Siap Kegiatan melihat, nilai kepemimpinan sangat penting dalam menentukan performa bisnis ke depan, terlebih di era  post normal  yang akan memberikan transformasi besar di industri.

Sebagai seorang pemimpin perusahaan maupun UMKM perlu berfikir secara solutif di tengah tantangan yang medium dihadapi untuk tetap bertahan & menjaga kestabilan bisnis. Komunikasi pula harus dibangun secara terus menerus agar mempererat hubungan antar pegawai dan perlu adanya penerapan teknologi yang baik untuk mendukung hal tersebut.

“Inisiatif dengan dapat dilakukan dalam beradaptasi dalam era cara kerja baru harus diperkuat dengan indikator kerja istimewa yang tepat. Hal ini menjelma penting untuk tetap menjaga efektivitas dan efisiensi dalam bekerja, sekali lalu menunjang karyawan meningkatkan produktivitas secara pengukuran yang ideal. Dalam mewujudkannya, kami percaya bahwa pelaku usaha perlu menentukan teknologi yang paling sesuai dengan kebutuhan organisasi, sehingga setiap rangkaian proses bekerja sanggup berjalan sesuai dengan tujuan dengan telah ditetapkan. Kami melihat kalau UMKM yang terhubung dengan ekosistem digital terbukti dapat meraih peluang yang lebih besar. Melalui penerapan teknologi yang tepat, tantangan dengan ada dapat diatasi dengan molek dan malah justru mejadi jalan untuk maju, ” ujar Tsamanov.

Platform kolaborasi digital, Lark pun coba hadir jadi inovasi cara kerja virtual dengan mentransformasi cara berkolaborasi di tempat kerja dengan menggabungkan berbagai  collaboration tools  penting dalam satu platform yang saling terhubung.

“Hal ini menjadi keunggulan bagi para pengguna karena dapat mengamalkan berbagai macam hal, dari melaksanakan dan mengedit dokumen, menerima email, mengirimkan pesan, mengelola agenda, maka menelepon, serta melakukan video conference dalam satu aplikasi tunggal. Sehingga mampu memaksimalkan produktivitas karyawan dalam bekerja dan meningkatkan kompetensi digital dalam penerapan hybrid working, ” tutup Suryanto Lee, Senior Professional Service Consultant Lark.

Lark sendiri menghadirkan fitur serupa grup chat yang bisa menjangkau hingga 5. 000 orang, seruan video tanpa batas hingga 100 peserta, dan penyimpanan  cloud  gratis hingga 200 GB memungkinkan para-para pengguna untuk berkolaborasi secara hidup.

Lark pun berpunya menjadi pusat kontrol yang menguatkan tahap kerja terotomasi seperti persetujuan, alur kerja, pengeluaran, dan keterangan kehadiran dapat diintegrasikan.

Untuk lebih meningkatkan kolaborasi, Lark juga memiliki fitur  Magic Share, sebuah fitur unik yang menguatkan tim untuk berbagi dan memilah-milah dokumen dalam video call secara real-time membuat penerapan  hybrid working  menjadi lebih efektif.

Semua fitur tersebut terintegrasi dengan baik dalam sebuah aplikasi sendiri yang tersedia di Mac, PC, iOS, dan Android.