December 3, 2020

Orkutluv Update

Blog News

Gedung SMPN 7 Madiun Hancur Tertindas Beringin Raksasa

Gedung SMPN 7 Madiun Hancur Tertindas Beringin Raksasa
Madiun, Akuratnews. com kepala Hujan deras disertai angin kencang, Minggu sore (22/ 11), mengamuk dan mengaduk aduk sebagian daerah Kota Madiun, Jawa Timur. Tak sedikit pohon peneduh di kurang jalan protokol bertumbangan. Bahkan gedung SMPN 7 hancur tertimpa beringin ukuran raksasa.

Madiun, Akuratnews. com semrawut Hujan deras disertai angin cepat, Minggu sore (22/ 11), mengamuk dan mengaduk aduk sebagian provinsi Kota Madiun, Jawa Timur. Tidak sedikit pohon peneduh di kaum jalan protokol bertumbangan. Bahkan gedung SMPN 7 hancur tertimpa beringin ukuran raksasa.

Bagian atap gedung SMPN 7 yang berada di ustaz Merak itu hancur cukup mengandung, akibat timpaan pohon beringin tinggi yang tumbuh di halaman aliran dan sisi gedung. Beruntung tidak menelan korban jiwa atau luka, lantaran saat kejadian tidak berlaku proses belajar mengajar.

Sedangkan pohon peneduh yang bertumbangan maka merusak jaringan kabel telepon, berlaku di beberapa jalan protokol. Antaralain Jalan Cokroaminoto, Mayjend. Sungkono, dr. Sutomo, Asahan, seputaran Stadion Wilis, seputaran Alun alun dan kawasan Rejomulyo.

Air gelora akibat hujan intensitas tinggi semasa sekitar tiga jam itu, pula sempat menggenangi beberapa perumahan masyarakat. Seperti yang terjadi di Ulama Asahan. Meski genangan air tidak signifikan namun membuat pemilik panti merasa mawas, takut jika cairan terus meninggi.

“Tadi memang terjadi hujan deras pas lama dan disertai angin cepat. Semua yang ada disini ketakutan, karena anginnya memang kencang seluruhnya. Saat itulah tiba pohon gede itu tumbang menimpa sekolahan, ” tutur abang becak di sekitar gedung SMPN 7.

Pihak terkait penanganan bencana alam, utamanya BPBD, tim Sar serta PMI langsung turun ke bervariasi titik guna menanggulangi bencana. Petugas PMI langsung menyedot air dengan menggenangi rumah warga di Hidup Asahan, menggunakan penyedot air.

“Insyaallah tertanggulangi, Mas. Pengikut kawan dari PMI sudah turun tangan menyedot air yang menyelundup ke perumahan warga, ” teriak petugas Sar BPBD setempat.

Sementara petugas BPBD dan tim Sar, segera memotong dan membersihkan pepohonan tumbang melintang hidup. Mereka bekerja membersihkan puing menggunakan gergaji mesin, serta peralatan lainnya. Turut serta petugas PT. Telkom dan PLN berada di bercak lokasi, melakukan pemeriksaan dan cara perbaikan.

Bencana alam itu sendiri berawal saat terjadi hujan lebat durasi cukup lama. Hujan deras itu tiba terkombinasikan dengan munculnya angin kencang. Had dalam sekejap beberapa wilayah dalam Kota Madiun porak poranda.

Hingga saat ini tak ada laporan terjadinya baik objek jiwa maupun terluka. Namun kemalangan materiil ditaksir ratusan juta rupiah.

Petugas BPBD setempat meminta warga Kota Madiun supaya jangan lengah dari situasi kesusahan. Mengingat, saat ini prakiraan abu masih tinggi. Dan menutup peluang, setiap turun hujan akan disertai dengan angin kencang.