December 3, 2020

Orkutluv Update

Blog News

Sah Berlaku, UU Cipta Kerja Final di 1. 187 Halaman

Sah Berlaku, UU Cipta Kerja Final di 1
Jakarta, Akuratnews. com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani Undang-undang Cipta Kerja atau Omnibus Law Cipta Kerja di Senin (2/11). UU Cipta Kerja telah diundangkan dengan nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja. Dalam Salinan Undang-undang Cipta Kegiatan telah diunggah di situs Setneg. go. id, UU Cipta Kegiatan berjumlah 1. 187 halaman.

Jakarta, Akuratnews. com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani Undang-undang Cipta Kerja atau Omnibus Law Membuat Kerja pada Senin (2/11).

UU Membentuk Kerja telah diundangkan dengan cetakan 11 Tahun 2020 Tentang Membentuk Kerja. Dalam Salinan Undang-undang Membuat Kerja telah diunggah di posisi Setneg. go. id, UU Membentuk Kerja berjumlah 1. 187 halaman.

Sesudah ditandatangani Jokowi, UU Cipta Kerja sudah mulai berlaku sejak diundangkan.

“Undang-undang ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan, ” bunyi Pasal 186 yang dikutip dari salinan UU Cipta Kerja, Senin (2/11) malam.

Buat diketahui, naskah draft RUU Menjadikan Kerja mengalami perubahan jumlah kaca. Semula ada versi 1. 208 halaman yang diunggah situs DPR. Kemudian saat dibacakan saat wasit Paripurna berjumlah 905 halaman.

Tak hanya itu ada versi jumlah halaman draft UU Cipta Kerja sebesar 1. 052 halaman dan satu. 035 halaman.

Namun saat diserahkan kepada pemerintah oleh DPR, jumlah halaman sebanyak 812 halaman yang adalah draft final. Adapun dari jiplakan UU Cipta Kerja yang diunggah di Setneg. go. id berjumlah 1. 187 halaman.

Sebelumnya Menteri Tata usaha Negara, Pratikno menuturkan bahwa pola yang disiapkan Kementerian Sekretariat Negeri yakni 1. 187 halaman. Draft tersebut kata Pratikno sama dengan naskah yang diserahkan ke Presiden. Sehingga substansi draft RUU Membentuk Kerja tidak mengalami perubahan.

“Substansi RUU Cipta Kerja dalam format yang disiapkan Kemensetneg (1187 halaman) setara dengan naskah RUU Cipta Kerja yang disampaikan oleh DPR kepada Presiden, ” ujar Pratikno pada wartawan, Kamis (22/10).

Pratikno menuturkan pra naskah draft RUU Cipta Kerja diserahkan ke Jokowi, Kemensesneg melangsungkan penyesuaian dan pengecekan teknis pra diundangkan.

Adapun kata Pratikno, setiap pemeriksaan teknis yang dilakukan Kemensesneg terpaut naskah draft UU, sudah meniti di persetujuan Ketua Baleg DPR, Supratman Andi Agtas.