October 29, 2020

Orkutluv Update

Blog News

Mengamati Produktivitas Pertanian di Pulau Kejar, Mentan Syahrul Turun Lapangan

Mengamati Produktivitas Pertanian di Pulau Kejar, Mentan Syahrul Turun Lapangan
Buru, Akuratnews. com - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo melakukan kunjungan kerja optimalisasi lahan dalam Desa Margo Mulyo, Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Buru, Pulau Buru, pada Minggu, 4 Oktober 2020, untuk memantau produktivitas pertanian pada Pulau Buru yang memiliki ukuran produksi mencapai 8 ton dalam sekali panen. Menurut Syahrul, capaian tersebut bahkan bisa bertambah banyak…

Buru, Akuratnews. com – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo melakukan lawatan kerja optimalisasi lahan di Daerah Margo Mulyo, Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Buru, Pulau Buru, pada Minggu, 4 Oktober 2020, untuk memantau produktivitas pertanian di Tanah Buru yang memiliki skala buatan mencapai 8 ton dalam seluruhnya panen. Menurut Syahrul, capaian itu bahkan bisa bertambah banyak mengingat kondisi alam di Pulau Buru sangat menjanjikan.

“Caranya adalah varietas harus lebih elok, budidaya yang diolah lebih dikembangkan, pupuk harus berimbang. Selain itu kita persiapkan pompa air pasca panen lebih rapih lagi, agar bisa dimanfaatkan dengan maksimal, ” katanya.

Menurut Mentan, kunjungan ke Pulau Buru adalah perintah Presiden RI untuk melihat daerah yang bisa dikembangkan, beserta dioptimalkan menjadi kekuatan ketahanan bertabur, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

“Oleh karena itu Pulau Buru menjadi pilihan & tentu akan kami optimalkan dengan ada disini. Inysa Allah pendekatan-pendekatan food estate seperti yang diharapkan Presiden kita coba terapkan disini, ” katanya.

Jadi informasi, saat ini pemerintah medium membangun pertanian integrasi food estate di sejumlah daerah. Food estate sendiri merupakan program dari kurang macam komoditi yang ada, termasuk kebutuhan beras sebagai kebutuhan utama masyarakat Indonesia.

Tidak hanya itu saja, food estate juga membangun komoditi berbagai perkebunan, hortikultura, tanaman pangan, dan peternakan.

Terkait rencana tersebut, Mentan meminta kepada seluruh banjaran Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mendarat tangan dalam memberikan bantuan berupa pupuk, bibit, alsintan, serta instrumen dan prasana lainnya.

“Mari kita rubah peradaban karena di Pulau Buru banyak seluruhnya yang bisa dijadikan penggedor laju sektor pertanian. Saya akan terus mengawal dan mendukung segala cara penanaman didaerah ini, ” katanya.

Perlu diketahui, Kabupaten Buru memiliki luas baku sawah seluas 7, 328 hektare. Apalagi di tahun 2019 panen gabah mencapai 12, 457 hektare secara produktivitas 47, 610 ton GKG atau setara 27, 314 ton beras.