October 29, 2020

Orkutluv Update

Blog News

Mas Kelana: Ini Skenario Tuhan, Kita Akan Naik Kelas!

Mas Kelana: Ini Skenario Tuhan, Kita Akan Naik Kelas!
Sidoarjo, Akuratnews. com - KPU Sidoarjo sudah melaksanakan tahapan pilkada, berupa penetapan paslonkada, Rabu (23/9/2020) kemarin dan pengundian nomor urut paslonkada (yang ditetapkan), Kamis (24/9/2020) ini.

Sidoarjo, Akuratnews. com – KPU Sidoarjo telah melaksanakan tahapan pilkada, berupa penetapan paslonkada, Rabu (23/9/2020) kemarin dan pengundian nomor urut paslonkada (yang ditetapkan), Kamis (24/9/2020) ini.

Namun, paslonkada yang diusung PDI-P dan PAN, serta enam parpol nonparlemen (Hanura, Perindo, PBB, PKPI, Berkarya dan Gelora Indonesia), H. Kelana Aprilianto (Mas Kelana) – Dwi Astutik (Bunda Astutik) jadi calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo 2021-2024 belum ditetapkan, sehingga tidak dapat mengikuti tahapan pengundian nomor urut yang digelar hari ini.

“Saat pendaftaran ada tiga paslonkada, tapi serasi regulasi kelengkapan administrasi dan hasil cek kesehatan, kita baru menetapkan dua paslon dan satu paslon masih proses (verifikasi dan pembaruan berkas). Kita beri tenggat zaman 26 – 27 September 2020. Apabila selama kurun waktu itu tak ada masalah, 28 September 2020 paslon ini kita tetapkan, ” jelas Ketua KPU Sidoarjo, M. Iskak pada awak media.

Nah, bagaimana simpulan Mas Kelana mengenai tertundanya penetapan dan pengundian nomor urut paslonkada berakronim ‘Sidoarjo Berkelas’ tersebut? Akuratnews. com memaparkannya sekilas dalam gubahan seri ke-99 ini.

Mas Kelana menuturkan, kondisi dengan menerpa paslonkada ‘Sidoarjo Berkelas’ tersebut benar-benar di luar dugaan dan siapapun tak menginginkannya.

“Ya, kita yakin dan ‘positive thinking’. Mungkin ini skenario Tuhan, menguji kesabaran kita sebagai hamba-Nya yang akan dinaikkan kelasnya, ” ujarnya lirih.

Akibat kondisi itu, sambung Mas Kelana, akhirnya penetapan dan pengundian bagian urut paslonkada ‘Sidoarjo Berkelas’ tertunda. Meski demikian, dia tetap setia dan berikhtiar, karena hal sejenis pernah dialaminya.

“Terus terang, skenario Tuhan juga sempat kita alami saat menanti rekom parpol tak kunjung turun. Kita berdoa, bersabar dan berikhtiar, beserta dukungan dari masyarakat pro-perubahan, Alhamdulillah, rekom parpol pun turun di kita, ” ucapnya bersemangat. (Bersambung)