October 29, 2020

Orkutluv Update

Blog News

Kelakuan ‘Kucing-kucingan’ Brassery Bar n Lounge Berakhir

Kelakuan ‘Kucing-kucingan’ Brassery Bar n Lounge Berakhir
Surabaya, Akuratnews. com - Tidak ingin 'kecolongan' lagi, Polrestabes Surabaya langsung bergerak cepat usai menerima laporan terkait adanya kegiatan di Brassery Bar n Lounge, Minggu (20/9/20) dini hari.

Surabaya, Akuratnews. com – Tidak ingin ‘kecolongan’ lagi, Polrestabes Surabaya langsung bergerak cepat usai menyambut laporan terkait adanya kegiatan pada Brassery Bar n Lounge, Minggu (20/9/20) dini hari.

Penggrebekan Hiburan malam yang terletak di Jalan Raya Gubeng bagian 58 itu, dipimpin langsung oleh Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo.

Meskipun sekilas tidak tampak ada kegiatan di Brassery, tetapi saat dilakukan pemeriksaan ke pada oleh puluhan anggota polisi, terdapat ratusan pengunjung yang sedang lupa menikmati minuman beralkohol, sambil mengindahkan dentuman musik dari Disc Jockey.

Hartoyo mengatakan, pihaknya bersama Satpol PP Kota sudah sering melakukan patroli, namun masih ada tempat Rekreasi dan Per Umum (RHU) yang masih nekat buka.

“Sudah kerap kita patroli dan razia, banyak yang sudah tutup, tapi masih ada juga yang bandel, maka ‘kucing-kucingan’ dengan kita, ” nyata Hartoyo, saat ditemui usai penggrebekan.

Mantan Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya ini juga menegaskan, jika masih ada tempat per malam yang coba-coba buka oleh sebab itu akan dijerat dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 84, tentang wabah penyakit menular.

“Silakan saja kalau ada yang coba-coba, ini nanti akan kita cara dengan Undan-undang Nomor 4 Tarikh 84, tentang wabah penyakit menular, di sana ada hukuman pidananya, ” kata Hartoyo.

“Jadi bukan perwali saja, jika perwali urusannya Sat Pol PP dan Dinas Pariwisata untuk mengeluarkan ijin, ” imbuhnya.

Nantinya kata Hartoyo, manajemen serta pengunjung akan dibawa ke Mapolrestabes Surabaya.

“Mereka, manajemen baik pengunjung akan kita bawa ke Polrestabes untuk dimintai informasi serta di rapid dan tes urin, ” tandas Hartoyo.