September 23, 2020

Orkutluv Update

Blog News

Ini Cita-cita KSDI, Dari Internet Maka Satelit Desa

Ini Cita-cita KSDI, Dari Internet Maka Satelit Desa
Jakarta, Akuratnews. com kepala Di saat internet menjadi sahutan atas terbatasnya kontak sosial & fisik manusia selama pandemi Covid-19 ini, masih ada sekitar 13 ribu desa yang kesulitan tanda yang mengakibatkan masyarakatnya kesulitan mengakses internet.

Jakarta, Akuratnews. com porakporanda Di saat internet menjadi jawaban atas terbatasnya kontak sosial dan fisik manusia selama pandemi Covid-19 ini, masih ada sekitar 13 ribu desa yang kesulitan sinyal yang mengakibatkan masyarakatnya kesulitan mengakses internet.

“Kita bertekad mewujudkan pemenuhan kebutuhan teknologi digital di wilayah dengan belum terjamah itu, ” sebutan Tedy Tri Cahyono, anggota Badan Pengawas Koperasi Satelit Desa Indonesia (KSDI), saat membuka orientasi serta pelatihan mitra regional KSDI se Jawa Tengah di Solo, Senin (7/9).

Di hadapan para calon mitra KSDI, Tedy mengungkapkan, KSDI akan meluncurkan kira-kira produk untuk menyambungkan internet mematok ke desa-desa. Mulai dari jaringan internet yang dinamakan Telkodesa. Untuk keperluan tersebut, KSDI bahkan mengancangkan pada 2022 akan meluncurkan planet sendiri.

Selain penyediaan jaringan, KSDI juga memproduksi smartphone bernama Desanova sebagai perwujudan daripada sisi perangkat (device).

Pada akhir tahun ini, KSDI telah memproduksi 20 ribu smartphone yang terdiri atas dua macam. KSDI juga menyediakan Superdesa dengan merupakan platform digital desa dengan dapat dipesan sesuai kebutuhan.

Dijelaskan Tedy, aplikasi Superdesa ini merupakan platform digital kampung yang dapat dipesan sesuai kebutuhan misalnya untuk kepentingan pemerintahan kabupaten atau kota.

“Akan ada zoom atau Guyup, chatting Whastapp atau Sambung. Terdapat juga laku-beli semacam Tokopedia. Ada juga sosial medianya yang dinamakan Temu. Untuk namanya masih bisa dikomplain, ” kata Tedy mengakhiri paparannya.

Ketua Dewan Pengawas KSDI, Berakal Sudjatmiko yang hadir lewat gambar conference juga menyampaikan bahwa filosofi nama KSDI yang merupakan potongan dari empat kata yang menurutnya adalah penggabungan hal-hal baik & hal-hal hebat.

“Koperasi yang merupakan soko guru perekonomian Indonesia dengan semangat kegotong-royongan, satelit (komunikasi) merupakan benda hebat dengan ada di langit, teknologi pelik menjadi sarana yang mampu memper dan menyatukan wilayah nusantara, dengan bisa dimaknai pula sebagai transponder gagasan ide yang berbasis teknologi.

“Hal hebat lain yakni desa yang berada dalam bumi yang di dalamnya ada kebudayaan, kegotongroyongan, sumber daya zona dan sumber daya manusia, ” kata politikus PDI Perjuangan serta juga founder Innovator 4. 0 Indonesia itu.

Tersedia cita-cita mulia yang termaktub di dalam pembukaan UUD 1945. Yaitu menangani segenap bangsa Indonesia dan segenap tumpah darah Indonesia, memajukan ketenteraman umum. Mencerdaskan kehidupan bangsa yang 70 persen menempati desa.

“Jadi, KSDI adalah pola yang menopang dan menyambungkan bumi dan langit atas nama Nusantara untuk kemanusiaan, ” kata Berakal.

Mengomentari sejumlah rencana KSDI ini, Teguh Adi Prabowo, satu diantara peserta orientasi dari Maluku, menyatakan bahwa program itu ialah proyek mercusuar.

Secara sepintas, hal itu kurang merembes akal. Ia mencontohkan soal ancangan KSDI yang hendak meluncurkan satelit sendiri pada tahun 2022.

“Wong negara butuh 3-4 tahun ini koperasi kok hanya 2 tahun nggak logis, ” ucap Teguh.

Meski demikian, Teguh tertarik bergabung sebagai anggota. Ketertarikannya itu salah satunya karena profil pengurusnya. Ia mengaku mengenal dan tahu track record beberapa pengurus KSDI. Budiman Sudjatmiko salah satunya yang dikenalnya jadi tokoh pergerakan melawan Orde Segar, yang juga pernah menjadi legislator yang kemudian berkecimpung di Inovator 4. 0 Indonesia.

“Selain itu adanya semangat gotong royong yang menjadi landasan koperasi. Ada bukti dengan kegotongroyongan objek yang dianggap mustahil bisa terwujud, ” tutup Teguh.