September 23, 2020

Orkutluv Update

Blog News

Pemprov Sumut Lakukan Berbagai Upaya Maksimalkan Realisasi APBD di Masa Pandemi Covid-19

Pemprov Sumut Lakukan Berbagai Upaya Maksimalkan Realisasi APBD di Masa Pandemi Covid-19
Medan, Akuratnews. com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Memajukan (Sumut) terus melakukan berbagai upaya untuk percepatan realisasi Anggaran Penerimaan dan Belanja Daerah (APBD) 2020. Hal ini penting dalam upaya percepatan pembangunan daerah dan pengerjaan pandemi Covid-19 di daerah itu.

Medan, Akuratnews. com  – Negeri Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus melakukan berbagai upaya untuk percepatan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020. Hal ini penting dalam upaya percepatan pembangunan daerah dan penanganan pandemi Covid-19 di daerah ini.

Hal itu disampaikan Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sumut Ismael Sinaga, usai mengikuti Pengarahan Penerimaan Target Realisasi APBD Tahun 2020 oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara virtual, Senin (8/10). Rapat koordinasi juga diikuti oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi daripada Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Jalan Jenderal Sudirman Cetakan 41 Medan.

Jalan yang dilakukan Pemprov Sumut, menurut Ismael, antara lain mengoptimalkan penyajian berbasis daring. “Jadi kita memang harapkan pada masa pandemi itu, pemerintah baik itu provinsi maupun kabupaten/kota, mencari cara bagaimana biar pendapatan daerah bisa kita dimaksimalkan, antara lain dengan mengoptimalkan penyajian atau pendapatan daerah berbasis daring, ” kata Ismael.

Sementara dari sisi belanja kawasan, kata Ismael, Gubernur memberi titah agar kegiatan Pemprov Sumut di tahun 2020 dilakukan percepatan. Sehingga bisa menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi Sumut di kuartal III.

“Kita sedang mendorong biar belanja terkait stimulus ekonomi serta kesehatan bisa dilakukan secara efektif, apakah itu melalui belanja yang dilakukan oleh OPD kita, maupun belanja tidak terduga dalam pengerjaan covid. Maka itu kita terlanjur terealisasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, ” kata Ismael.

Sebagai informasi, realisasi APBD Sumut hingga Juli 2020 berkecukupan pada angka yang positif. Total pendapatan mencapai Rp5. 706. 306. 661. 542 atau 43, 81% dan total belanja mencapai Rp4. 477. 277. 638. 345 ataupun 34, 02%. Namun Ismael mengutarakan ada kendala yang mempengaruhi realisasi APBD yakni pandemi Covid-19.

“Covid-19 itu berpengaruh dibanding sisi pendapatan, misalnya saja pengakuan kita itu kan dari SAMSAT. Pada awal pandemi ada SAMSAT di beberapa titik yang kurangi intensitasnya guna menghindari terjadi kelompok, tapi saat adaptasi baru ini sudah kita mulai buka secara protokol kesehatan, ” kata Ismael.

Sebelumnya, Menteri Pada Negeri Tito Karnavian menyampaikan, pendayagunaan teknologi informasi dalam pemungutan PAD bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi. Menurutnya hal tersebut bisa meningkatkan percepatan penyerapan pendapatan dan belanja daerah.

Selain itu ada beberapa strategi lain, diantaranya, melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber pendapatan yang memperhatikan arah legalitas, keadilan, kepentingan umum, karakteristik daerah dan kemampuan masyarakat. Melangsungkan koordinasi secara sinergis di bagian pendapatan daerah dengan pemerintah serta pemegang kebijakan terkait. Meningkatkan kemampuan BUMD dalam upaya optimalisasi pemberian.

Tito mengatakan pelepasan target realisasi APBD dilakukan berjalan mendukung pemulihan ekonomi. Menurut Tito, belanja pemerintah daerah adalah satu diantara sumber pemulihan ekonomi. “Jika uang tidak beredar ke masyarakat maka akan sulit mendukung pemulihan ekonomi, ” kata Tito