September 23, 2020

Orkutluv Update

Blog News

Beirut Diguncang Ledakan Dahsyat, Israel Menahan Terlibat

Beirut Diguncang Ledakan Dahsyat, Israel Menahan Terlibat
Beirut, Akuratnews. com kacau Sebuah ledakan dahsyat mengguncang ibukota Lebanon, Beirut, Selasa (4/8). Sebanyak laporan menyebutkan, setidaknya sepuluh karakter meninggal dunia dan ratusan orang lainnya mengalami luka-luka.

Beirut, Akuratnews. com – Sebuah ledakan dahsyat mengguncang ibukota Lebanon, Beirut, Selasa (4/8). Sejumlah laporan menyebutkan, setidaknya sepuluh orang meninggal dunia dan ratusan orang lainnya mengalami luka-luka.

Menteri Kesehatan Lebanon, Hamad Hasan mengatakan, ada banyak objek luka dan insiden tersebut menerbitkan kerusakan besar.

Video dari lokasi kejadian memperlihatkan asap tebal membumbung ke angkasa setelah ledakan pertama terjadi.

Kemudian terjadi ledakan kedua dengan jauh lebih besar yang boleh menghancurkan beberapa bangunan di sekitarnya. Ledakan ini menyerupai cawan raksasa, serupa ledakan bom berdaya ledak tinggi.

Salah seorang saksi mata kepada BBC mengucapkan, ledakannya begitu besar hingga menduga ia akan tewas. Ledakan itu juga dikatakannya sangat memekakkan telinga.

Media setempat membicarakan, banyak orang-orang terjebak di bawah reruntuhan. Sejumlah mobil-mobil dan gedung di sekitarnya yang rusak berat. Bahkan beberapa rumah sakit dikabarkan kewalahan menerima para korban.

Laporan CNN menyebutkan, ledakan yang menyerupai bom ini berpangkal dari kebakaran besar yang terjadi di sebuah gudang penyimpanan petasan dekat pelabuhan di Beirut.

Ledakan itu merusak banyak bangunan, termasuk kediaman mantan Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri. Bahkan rumah sejauh 10 kilometer dari lokasi ledakan, ikut mengalami kerusakan.

“Rasanya seperti gempa bumi. Saya rasa lebih besar dibanding ledakan saat pembunuhan Hariri di dalam 2005, ” kata seorang perempuan di pusat Kota Beirut kepada  AFP .

Seperti diketahui, Hariri tewas dalam aksi bom bunuh diri pada iring-iringan mobilnya 14 Februari 2005 lalu.   4 anggota Hizbullah  didakwa atas pembunuhan tersebut di pengadilan Belanda. Vonis atas dakwaan tersebut rencananya dibacakan Jumat depan.

Israel sendiri segera menegaskan bahwa pihaknya tidak terlibat dalam ledakan itu.

“Israel tidak ada hubungannya dengan insiden itu, ” kata pejabat yang enggan mengecap namanya, seperti dikutip  Al Arabiya .

Menteri Luar Negeri Israel, Gabi Ashkenazi mengatakan kepada televisi Israel N12, ledakan itu kemungkinan besar ialah kecelakaan yang disebabkan oleh kebakaran.

Kepala Keamanan Ijmal Lebanon, Abbas Ibrahim menduga ledakan berasal dari bahan peledak dengan disimpan di kawasan tersebut bertahun-tahun sebelumnya.

“Nampaknya tersedia gudang yang menyimpan material yang disita bertahun-tahun lalu, dan tampaknya material itu berdaya ledak luhur, ” ujar Ibrahim.

Pemerintah Lebanon sendiri lewat Perdana Menteri Tammam Salam menetapkan Rabu (5/8) sebagai Hari Berkabung Nasional  dan akan melakukan investigasi arah ledakan tersebut.