August 14, 2020

Orkutluv Update

Blog News

Kurban Online BAZNAS di 2020 Tembus 2. 503 Ekor

Kurban Online BAZNAS di 2020 Tembus 2
Jakarta, Akuratnews. com - Tahun 2020 ini, Pranata Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyelenggarakan kegiatan penyembelihan hewan kurban di dalam Program Kurban Online BAZNAS pada 58 titik penyaluran di 229 desa, 54 kabupaten atau praja dari 24 provinsi di Indonesia.

Jakarta, Akuratnews. com – Tahun 2020 ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyelenggarakan kegiatan penyembelihan hewan kurban pada Program Kurban Online BAZNAS di 58 titik penyaluran di 229 desa, 54 kabupaten atau praja dari 24 provinsi di Nusantara.

Penyembelihan hewan Kurban Online BAZNAS ini dimulai dengan seremoni secara online dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube BAZNAS TV, Jum’at (31/7).

Acara dibuka anggota BAZNAS, Prof. Dr. H. Mundzir Suparta, MA kemudian dilanjutkan secara simbolis penyerahan hewan kurban oleh Direktur Istimewa BAZNAS, M Arifin Purwakananta yang disaksikan anggota BAZNAS lainnya serta segenap jajaran direksi.

Berbeda dengan pelaksanaan pemotongan hewan kurban tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan persembahan tahun ini yang dimana berlangsung dalam kondisi pandemi Covid-19 BAZNAS berkomitmen tetap memberikan layanan yang terbaik dalam hal keamanan berkurban bagi masyarakat dan donatur.

Mundzir mengatakan, pemberlakuan aturan kesehatan Covid-19 diterapkan secara teliti dalam pelaksanaan Kurban Online BAZNAS, yang dijalankan panitia maupun mitra pelaksana, sebagai langkah pencegahan virus dan juga menjamin aspek kehalalan dan kebersihannya.

“Hingga hari Raya Idul Kurban itu, jumlah hewan kurban mencapai 2. 503 ekor setara kambing atau domba yang disembelih dan dibagikan kepada masyarakat dan rencananya mau dibagikan kepada kurang lebih 50. 060 kepala keluarga atau penerima manfaat, ” ujar Mundzir.

“Tetapi jumlah hewan persembahan yang akan masuk berpotensi akan terus bertambah karena BAZNAS sedang terus memberikan pelayanan kurban untuk mudhohi sampai tanggal 12 Dzulhijah pukul 15. 00 WIB, ” sambungnya.

Mundzir memasukkan sebelum disalurkan, pemotongan hewan persembahan dilakukan di tempat tertutup, di Tempat Pemotongan Hewan (TPH) dengan telah dirancang sedemikian rupa buat keamanannya, dengan petugas yang tetap mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.

Kambing & sapi kurban yang disembelih, lanjut Mundzir dibeli dari para peternak desa di berbagai daerah. Hal tersebut sesuai konsep program Kurban Online BAZNAS yang tetap berupaya memberdayakan desa untuk meningkatkan kesejahteraan dan gizi masyarakat desa di kondisi pandemi saat ini.

“Setelah disembelih dan dikemas, daging kurban langsung didistribusikan dengan metode push approach yakni secara door to door mendatangi panti warga yang telah terdata di data penerima daging kurban. Sehingga tidak ada lagi pembagian bon kepada masyarakat atau mengumpulkan kawula pada saat pembagian daging kurban seperti yang dilakukan pada perayaan kurban tahun-tahun sebelumnya, ” jelasnya.

Tak hanya tersebut, selain menambah pendapatan peternak dan membantu kebutuhan gizi bagi asosiasi desa, Kurban juga memberikan Cash for Work kepada masyarakat papa yang terdampak ekonominya akibat pandemi Covid-19.

“Cash for work dilakukan dengan memberikan upah langsung tunai kepada mereka dengan terlibat dalam kegiatan mulai sejak penyembelih, pengulitan, pencacahan, membersihkan dalaman, penimbangan, dan pengemasan serta pendistribusian. Mereka yang terlibat ini antara lain adalah peternak, marbot masjid, ustadz, pedagang keliling, tukang ojek, buruh tani, dan buruh kilang yang terkena PHK di kala pandemi ini, ” tutupnya.