August 14, 2020

Orkutluv Update

Blog News

Kemensos Bersama LKS Bangkitkan Semangat Bangsa Di Era Pandemi Covid-19

Kemensos Bersama LKS Bangkitkan Semangat Bangsa Di Era Pandemi Covid-19
Jakarta. Akuratnews - Telah 3 bulan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI mengemban amanah penanganan warga terlantar terdampak Covid-19 di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Jakarta. Akuratnews – Sudah 3 bulan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Baik Kementerian Sosial RI mengemban amanah penanganan warga terlantar terdampak Covid-19 di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Departemen sosial terus bergerak bersama Institusi Kesejahteraan Sosial (LKS) sebagai mitra untuk membangkitkan semangat hidup klan rentan pasca PSBB atau dikenal Era Normal Baru.

Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Harry Hikmat yang mengawal penanganan warga terlantar terdampak Covid-19 ini berpesan di Era Normal Baru, seluruh komunitas binaan LKS harus mempunyai kesadaran untuk hidup bersih serta sehat.

“Gerakkan Kepribadian Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kiranya menjadi salah satu fokus kegiatan Asistensi Rehabilitasi Sosial dalam komunitas, pastikan ada kesadaran tentang PHBS, ” kata Harry pada LKS yang ikut menangani masyarakat terlantar di Jakarta. Selasa (7/7/2020).

Dukungan sosialisasi PHBS juga diberikan oleh Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak yang ikut menyerahkan Booklet PHBS untuk LKS. Tersebut menjadi media kampanye PHBS buat menghindari diri dari paparan Covid-19.

Selain itu, LKS juga terus mendukung pelaksanaan Asistensi Rehabilitasi Sosial di Era Umum Baru untuk pemenuhan kebutuhan pokok dengan membuka dapur umum bagi komunitas.

Beberapa antaralain yaitu LKS Bhakti Nurul Iman yang membuka 4 dapur ijmal untuk 272 Penerima Manfaat (PM) dan LKS Swara Peduli yang membuka dapur umum mandiri serta menyalurkan 337 nasi kotak.

Hal serupa juga dikerjakan oleh yayasan Education Religion Be Entertainment (ERBE) yang membuka dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pokok komunitas, yaitu kebutuhan permakanan.

“Aksi-aksi kemanusiaan yang konkrit seperti ini yang diperlukan warga pada masa pandemi Covid-19, ” ungkap Harry.

Tumpuan sembako yang sebelumnya pernah disalurkan oleh Kemensos melalui LKS ternyata meninggalkan bekas di hati salah satu PM di komunitas arahan LKS Bhakti Nurul Iman.

“Saya berterima kasih berasaskan semua yang diberikan Kemensos. Hamba tidak mengira Bapak akan hirau sampai kebutuhan perut, bahkan sembako ini saya jadikan modal jualan nasi uduk, ” ujar lengah satu PM.

Bansos sembako dari Kemensos yang lengah satu komponennya adalah beras dijadikan modal berjualan nasi uduk olehnya dan bermanfaat hingga sekarang. Real saat itu dirinya hampir selesai asa karena tidak bisa memeriksa nafkah di masa pandemi Covid-19.

Ide kreatif ini muncul lantaran dirinya juga kudu bangkit dari keterpurukan ekonomi selama masa pandemi. Dirinya percaya tumpuan ini menjadi jalan baginya serta keluarga bertahan hidup bahkan membersihkan ekonominya.

Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial di Era Umum Baru terus gencar dilakukan LKS. Bansos sembako terus disalurkan pada beberapa komunitas pemulung, salah satunya di komunitas pemulung Menara Jatipadang, Pasar Minggu (4/7/2020) binaan LKS Bhakti Nurul Iman, komunitas pemulung Kampung Sumur Klender binaan LKS Swara Peduli dan komunitas pada Gang H. Saibun (5/7/2020).

Kemudian penyaluran bansos sembako Presiden sejumlah 547 paket selalu dilakukan oleh LKS ERBE ke beberapa komunitas, yaitu ke masyarakat pemulung Rawadas Pondok Kopi, masyarakat pemulung Pondok Kelapa dan negeri Kebon Duren Sawit, Jakarta Timur (5/7/20).

LKS Kumala juga telah membawa 11 bujang jalanan dari Pasar Permai ke komunitas agar dipenuhi haknya. Itu dipenuhi kebutuhan dasarnya dan juga diberi pemberdayaan berupa keterampilan membakar.

Di bidang pelajaran, LKS juga hadir untuk me sumberdaya manusia berkualitas. LKS meluluskan akses kepada anak-anak dengan ekonomi lemah untuk bisa mengenyam pelajaran. Salah satunya LKS Uswatun Hasanah yang mengadakan wisuda bagi anak-anak binaannya pada jenjang MI, SMP dan SMA.

Dengan berangsur seluruh LKS mengimplementasikan kalender Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) yang direkonstruksi oleh Ditjen Rehsos Kemensos RI. Program ini menekankan pada peran keluarga di komunitas di proses rehabilitasi sosial.