September 20, 2020

Orkutluv Update

Blog News

Tersua Bawa Sabu, Salah Seorang PNS Morowali Diamankan BNNK

Tersua Bawa Sabu, Salah Seorang PNS Morowali Diamankan BNNK
Morut, Akuratnews. com - Lupa seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial HD kedapatan membawa narkoba jenis sabu. HD ditangkap petugas gabungan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Morowali dan Polres Morowali saat hendak melewati pos covid-19 di desa Solonsa, perbatasan Morowali dan Morowali Utara, Kamis (25/6/2020).

Morut, Akuratnews. com – Salah seorang oknum Aparat Sipil (PNS) berinisial HD terdapat membawa narkoba jenis sabu. HD ditangkap petugas gabungan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Morowali serta Polres Morowali saat hendak meninggalkan pos covid-19 di desa Solonsa, perbatasan Morowali dan Morowali Melahirkan, Kamis (25/6/2020).

Peristiwa ini dibenarkan salah satu personel Dinas Perhubungan yang tidak bersedia namanya dimediakan. Menurut pengakuannya, perseorangan PNS tersebut bersama salah seorang temannya menggunakan mobil Honda Brio warna marah ditangkap petugas BNNK Morowali yang diback up pihak Kepolisian karena diduga membawa sabu.

“Kalau tidak salah perseorangan PNS itu, berkantor di Biro Sosial Morowali dan mereka telah dibawa petugas. Mengenai barang petunjuk kami tidak lihat, karena langsung dibawa saat mereka ditahan, ” ujar sumber media ini.

Kasat Narkoba Polres Morowali, Iptu Hariadi ketika dikonfirmasi melegalkan adanya penangkapan tersebut. Hanya selalu, hingga saat ini prosesnya sedang dalam pengembangan petugas. “Masih di dalam pengembangan dinda, oknumnya saat ini lagi bersama petugas, ” introduksi Hariadi.

Senada Besar Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Morowali, AKBP Mulyadi, SH melegalkan, adanya salah seorang oknum PNS yang ditangkap sedang membawa narkotika sabu dan saat ini sudah diamankan di kantor BNNK untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut.

“Benar jika ada oknum PNS tertangkap tangan bawa sabu di pos Covid-19, untuk tatkala saat ini oknum dan mulia lagi temannya diamankan di Biro BNNK dan sampai saat itu oknumnya sesuai informasi adalah pengedar, namun masih dilakukan pengembangan. Untuk barang bukti dan informasi lainnya akan disampaikan saat pelaksanaan kempa rilis Senin pekan depan, ” ungkap Muliyadi.