July 11, 2020

Orkutluv Update

Blog News

Bulog Capai Target Salurkan Lebih Dari 3. 3 Juta Paket Beras Bantuan Sosial

Bulog Capai Target Salurkan Lebih Dari 3
Jakarta, Akuratnews. com porakporanda Simpang siur informasi yang akhirnya ini kerap menyebutkan bahwa tumpuan sosial dari presiden di zaman pandemi covid 19 ini pada masyarakat tidak tepat sasaran terbantahkan oleh paparan hasil kinerja dengan dilakukan oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) melalui Kemensos.

Jakarta, Akuratnews. com – Simpang siur informasi yang akhirnya ini kerap menyebutkan bahwa tumpuan sosial dari presiden di periode pandemi covid 19 ini pada masyarakat tidak tepat sasaran terbantahkan oleh paparan hasil kinerja yang dilakukan oleh Badan Urusan Penyediaan (Bulog) melalui Kemensos.

Seperti diketahui wabah covid 19 yang muncul sejak februari nyata membawa dampak yang lumayan mengutamakan atas kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat. Itu sebabnya Bulog demi badan ketahanan nasional ditugaskan Presiden melalui Kementerian Sosial selaku penyedia data masyarakat yang layak menerima bantuan, untuk menyalurkan bantuan sejak presiden berupa paket beras premi sebanyak 25 KG per KPM.

Adapun bantuan pemimpin berupa beras sebanyak 25 KG itu sudah disalurkan Bulog ke masyarakat melalui dua tahap. Tahap pertama dilakukan pada periode agenda 5-22 Mei 2020 sebanyak kepala juta empat ratus lima puluh tujuh ribu enam ratus 12 paket. (1. 457. 612) dengan total beras sebanyak 36. 440 ton.

Sementara tahap kedua sudah dilakukan pada masa 1-15 Juni 2020 kemarin. Mengenai jumlah paket yang dibagikan ditahap kedua mencapai satu juta delapan raus enam puluh satu seperseribu delapan ratus lima puluh enam (1. 861. 856) dengan mutlak beras sebanyak 46. 546 ton

“Tahap kedua total penerima beras dari bantuan kepala memang bertambah. Dibanding dari tahap ke 1 ada 1. 457. 612 paket yang dibagikan ke masyarakat, tahap kedua jadi 1. 861. 856. paket, karena ada pembaruan data dari Kemensos. Secara asumsi wabah Covid ini sangat berdampak bagi masyarakat. Jadi mampu saja orang yang tadinya sebelumnya bukan penerima bantuan jadi penyambut lantaran kehilangan lapangan pekerjaan ataupun PHK. Apalagi tenaga lepas harian banyak juga ya yang terdampak, ”Jelas Tri Wahyudi Saleh sebagai Direktur Operasi Bulog, Kamis malam (18/6/2020).

Untuk bisa menyalurkan bantuan lebih dari 3. 3 juta paket beras premium yang didapatkan dari seluruh petani lokal di tanah air, Bulog juga membutuhkan beberapa pendukung laksana ketersediaan armada dan tenaga buruh. Berdasarkan data yang ada total armada pada tahap 1 sebesar 10. 847 truk. Sementara mutlak armada untuk tahap 2 diperlukan 10. 027 truk untuk mengangkut beras.

Ditambah sedang dengan kebutuhan tenaga buruh lepas harian sebanyak 110 orang buat tahap pertama dan 110 karakter ditahap kedua. Dengan asumsi rata-rata paket terkirim perhari sebanyak 80. 970 paket ditahap ke-1 & ditahap ke-2 rata-rata paket terkirim perhari sebanyak 135. 616 bagian. Dengan total gudang sebanyak 16 gudang terdiri dari 2 gudang utama dan 14 gudang pendukung.

Terkait dengan informasi bahwa beras raskin yang dijadikan bantuan, Bulog juga menepis informasi tak sedap tersebut. Terbukti kalau Bulog benar-benar menjalan perintah Presiden RI untuk memberikan bantuan berbentuk beras premium ke masyarakat disekitar kawasan JABODETABEK. Beras premium itu didapatkan dari seluruh petani lokal yang tersebar di kepulauan Jawa, Sumatara hingga Indonesia Timur.

Bulog juga menegaskan bahadur menjamin bahwa beras bantuan Kepala yang disalurkan untuk masyarakat kawasan JABODETABEK sudah melaui tahap Quality Contrrol (QC) yang sangat teliti.

“Memang komoditinya cuma beras 25 KG saja. Tetapi terkait dengan beras yang disalurkan untuk bantuan Presiden itu melalaikan proses QC yang sangat teliti. Seperti warna, bau, kutu, akik dan lainnya sangat detail diperhatikan langsung oleh saya sebagai penasihat operasional Bulog selaku penanggung jawabnya. Bahkan pernah ada kasus 50 ton beras di reject sesudah tidak lolos proses QC bulog karena memang tidak layak untuk diberikan. Jadi memang bukan serampangan beras seperti yang ramai diberitakan sebelumnya seperti beras raskin dengan dibagikan. Jadi benar-benar beras premium bukan medium, ” tegas Tri Wahyudi Saleh.

Setelah dua tahap dilalui, Bulog mengapresiasi kepercayaan yang diberikan Kemensos untuk melaksanakan pengadaan dan penyaluran bansos tersebut. Kedepan Bulog akan terus mengevaluasi kinerjanya agar terus menjelma lebih baik lagi. Apalagi Presiden sudah mengumumkan bahwa Bansos ini akan terus dijalankan hingga akhir tahun 2020 mendatang.

Check this out Keluaran SGP