September 20, 2020

Orkutluv Update

Blog News

Jenderal Aktif TNI–Polri Masuk BUMN, Jokowi Diminta Segera Copot Erick Tohir

Jenderal Aktif TNI–Polri Masuk BUMN, Jokowi Diminta Segera Copot Erick Tohir
Jakarta, Akuratnews. com - Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Erick Tohir beberapa waktu yang berserakan telah melakukan pergantian Komisaris dalam tubuh BUMN dengan memasukan perut Jenderal aktif TNI-Polri untuk memasukkan jabatan Komisaris di perusahaan piringan merah tersebut.

Jakarta, Akuratnews. com – Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Erick Tohir beberapa waktu yang lulus telah melakukan pergantian Komisaris dalam tubuh BUMN dengan memasukan besar Jenderal aktif TNI-Polri untuk mengisi jabatan Komisaris di perusahaan piringan merah tersebut.

Perut Jenderal TNI–Polri tersebut diantaranya merupakan Marsekal Madya Andi Pahril Pawi, dan Irjen Carlo Brix Tewu. Meski dalih yang dipakai oleh Erick Tohir adalah atas keinginan BUMN dan untuk balance.

Ketua HMI Cabang Jakarta Pusat Utara, Fadli Rumakefing betul menyayangkan sikap dan kebijakan Erick Tohir tersebut.

“Ini sangat bertentangan dengan ketentuan yang tertuang dalam Pasal 47 ayat (1) Undang-Undang Nomor 34 Tarikh 2004 tentang TNI dan Pasal 28 ayat (3) Undang-Undang Cetakan 02 Tahun 2002 tentang Polri, ” kata Fadli Rumakefing, dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Selasa (16/6/2020).

Fadli mengatakan, hal ini membuat penuh dugaan diruang publik bahwa tanpa sampai dengan dimasukannya dua Jenderal TNI-Polri aktif tersebut sebagai politik balas budi dalam mengisi posisi strategis di dalam tubuh BUMN.

“Kalau dulu ada istilah AKABRI masuk desa maka, sekarang Jenderal aktif TNI-Polri mengakar BUMN” sambungnya.

Ia menilai sangat mustahil bagi negara sebesar Republik Indonesia ini tidak mempunyai orang yang profesional dan kompeten dalam mengisi jabatan Komisaris tersebut. Sehingga yang dimasukkan di mengisi jabatan tersebut adalah Jenderal aktif TNI-Polri dan ini sangat bertentangan dengan ketentuan UU dan semangat reformasi birokrasi.

“Erick Tohir jangan main sedeng dalam mengelola Institusi Negara. Tanpa sampai kebijakan Erick Tohir menjelma bomerang bagi Presiden” ucapnya.

“Dalam beberapa hari ke depan kami akan menyambangi Jawatan Kementerian BUMN, Istana Negara, Mabes TNI, dan Mabes Polri untuk melakukan aksi protes terhadap kebijaksanaan Erick Tohir dan meminta Presiden Joko Widodo segera copot Menteri BUMN, Panglima TNI dan Kapolri segera pecat oknum Jenderal TNI-Polri yang masuk dalam institusi BUMN” pungkasnya.