July 12, 2020

Orkutluv Update

Blog News

Bolos Kerja, Hakim PN Surabaya Mati di Kamar Kost

Bolos Kerja, Hakim PN Surabaya Mati di Kamar Kost
Surabaya, Akuratnews. com -Â Eko Agus Siswanto Hakim yang bertugas dalam Pengadilan Negeri Surabaya, Jum'at (12/6/2020) sekitar pukul 13. 30 WIB menghembuskan nafas terakhir di Klinik Jl Pacuan Kuda, Surabaya.

Surabaya, Akuratnews. com –  Eko Agus Siswanto Ketua yang bertugas di Pengadilan Negeri Surabaya, Jum’at (12/6/2020) sekitar memukul 13. 30 WIB menghembuskan nafas terakhir di Klinik Jl Pacuan Kuda, Surabaya.

Humas Pengadilan Negeri Surabaya, Martin Ginting saat dikonfirmasi mengaku belum pandangan penyebab pasti kematian Eko Agus Siswanto. “Apa penyebabnya kita belum tau, tadi pagi datang absen, masih juga ikut olah badan, ” kata Martin.

Seusai mengikuti olah raga, Ketua Agus Siswanto tidak terlihat di Pengadilan Negeri Surabaya dan diketahui dirinya kritis ditempat kostnya jadi dilarikam ke klinik di Jl Pacuan kuda.

“Kami mendapat kabar, kalau almarhum telah dalam keadaan kritis dan dilarikan ke klinik, ” tambah Martin.

Disinggung penyebab maut hakim Eko yang diduga terpapar virus Covid-19 karena sempat kemas, Martin mengaku belum mendapatkan analisis dari pihak tim medis yang menangani.

“Diagnosisnya belum bisa, karena menurut klinik jika orang sudah meninggal tidak mampu lagi di diagnosis Covid. Karena udaranya (tenggorokan) sudah tidak hidup lagi, sehingga susah di diagnosa, ” terangnya.

Martin juga mengungkapkan, Sebelum meninggal almarhum sempat menghubungi teman satu kostnya untuk meminta bantuan. “Temannya hadir ke kamar kost ternyata sudah dalam keadaan kejang, ” ungkapnya.

Saat ini, prawacana Martin, pihaknya masih mengupayakan fasilitas transportasi untuk memulangkan jenasah Eko Agus Siswanto ke rumah keluarganya di Jogja.

“Kami masih mengupayakan  akomodasi kendaraan ambulan  jenasah untuk dievaluasi ke rumah keluarganya di Jogja. Sekarang jenasah masih ada di klinik, ” terangnya.

Diakui Martin, pihaknya sangat menuggu kepastian hasil medis penyebab kematian rekan sejawatnya. Kepastian tersebut sebagai upaya Meja hijau Negeri Surabaya untuk mengantisipasi di memutuskan rantai penyebaran virus Covid-19.

“Kita ingin tersedia kepastian juga sebenarnya, biar kita juga bisa antisipasi tapi introduksi petugas klinik tidak bisa sedang karena beliau sudah meninggal & selama ini disini (pengadilan) belum ada yang dinyatakan positif, ” tandasnya.

Diketahui, Surachmad adalah Juru Sita Surachmad PN Surabaya yang pernah diperiksa KPK sebagai saksi dugaan suap dan gratifikasi di Mahkamah Agung (MA) sepanjang tahun 2011-2016 untuk simpulan mantan Sekretaris MA Nurhadi & menantunya Rezky Herbiyono (menantu dibanding Nurhadi).

Sedangkan Eko Agus Siswanto adalah ketua mejelis hakim yang memeriksa  kasus investasi ilegal MeMiles dengan terdakwa Kamal Tarachand Mirchandani.

Eko Agus Siswanto diketahui merupakan ketua baru di Pengadilan Negeri Surabaya, sebelumnya almarhum bertugas sebagai Ketua Pengadilan Negeri Pasaman Barat, Sumatera Barat.