September 23, 2020

Orkutluv Update

Blog News

Departemen ESDM Tak Ada Manipulasi Tagihan Listrik Selama PSBB

Departemen ESDM Tak Ada Manipulasi Tagihan Listrik Selama PSBB
Jakarta, Akuratnews. com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan tagihan listrik yang dibebankan dan dibayar oleh konsumen selama terjadinya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) bertemu dengan penggunaan konsumen.

Jakarta, Akuratnews. com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan dakwaan listrik yang dibebankan dan dibayar oleh konsumen selama terjadinya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) serasi dengan penggunaan konsumen.

Direktur Bisnis dan Usaha Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Hendra Wahyudi mengatakan tidak ada manipulasi dakwaan listrik dan tidak ada subsidi silang seperti yang ramai dikeluhkan masyarakat di sosial media.

“Fakta tarif listrik langgeng, sudah jelas, tidak ada akal pemakaian, tidak ada subsidi silang, ” katanya dalam video conference, Kamis (11/6/2020).

Menurut Hendra, pemerintah bahkan memberikan gaya tagihan untuk masyarakat kurang bisa selama adanya pandemi Covid-19 guna mendukung kegiatan warga selama beraktivitas di rumah.

“Pemerintah sudah berkomitmen memberikan listrik percuma untuk masyarakat tidak mampu. Kewajiban PLN (Perusahaan Listrik Negara) menyimpan listrik dan pelayanan yang bagus kepada masyarakat. Kami awasi selalu kualitasnya, termasuk kewajiban konsumen menunaikan, ” ujarnya.

Ongkos yang ditanggung oleh konsumen selama ini juga disebut sudah lebih murah dibandingkan dengan harga yang harus dibayar karena PLN menjual listrik di bawah biaya pokok kayu. Pasalnya, tarif listrik per kilowatt-hour (kwh) yang harus dibayarkan kalau mengacu pada biaya pokok adalah sebesar Rp1. 485, namun PLN menjual di bawah itu dengan harga Rp1. 467 per kwh.

“Masyarakat pahamlah sebenarnya yang di sini semua disubsidi. Untuk itu mari sama-sama me effort pemerintah untuk menyediakan elektrik lewat PLN, ” ucapnya.

Meski demikian, pihaknya mau terus mengawasi kinerja PLN biar lebih baik lagi memberikan pelayanan kepada masyarakat. Terutama dalam kejadian pencatatan penghitungan meteran listrik bangsa.

“Kami tetap mengedukasi PLN agar mengedepankan efisiensi. PLN juga kami minta agar betul dalam menghitung meteran listrik, tanpa sampai tidak pas dan ana punya roadmapnya, ” ucapnya.